kabang's avatar
0
0
  • Popularity: 0 points
  • Activity: 2 points
  • Gender: Male
  • Joined: 23 days ago
  • Last Login: 23 days ago
  • Profile viewed: 16 times
  • Has watched: 0 videos
  • People have watched kabang videos: 0 times
Contact kabang
  47 views · 23 days ago

Inspirasi rumah ala korea

1. Rumah HANOK

Hanok adalah sebutan untuk rumah tradisional korea yang dipakai untuk membedakannya dengan rumah gaya barat. Arsitektur Korea memperhitungkan lokasi rumah dari lingkungan sekelilingnya, khususnya mempertimbangkan keadaan geografi dan musim. Struktur interior juga dirancang berdasarkan lokasi rumah sampai penempatan denah dapur dan kitchen set. Prinsip yang disebut Baesanimsu (hangul: 배산임수) secara harfiah mengatur rumah ideal untuk dibangun membelakangi gunung, dan sungai berada di depan rumah. Hanok dibangun menghadap ketimur atau selatan agar cukup mendapat sinar matahari.
Rumah tradisional korea dibangun dari bahan-bahan alami seperti kayu, tanah, batu, jerami, genting, dan kertas. Tiang-tiang dan kerangka hanok dibuat dari kayu. Tembok pengisi kerangka rumah dibangun dari bata yang dibuat dari campuran tanah dan rumput. Kertas tradisional korea (hanji) dipasang di rangka jendela, rangka pintu, dan pelapis dinding . Lantai dibuat dari tanah yang dikeraskan atau batu.
Pinggiran atap yang melengkung ke atas disebut cheoma. Panjang cheoma menentukan jumlah sinar matahari yang masuk ke dalam hanok. Berdasarkan perbedaan mencolok di bagian atap, secara garis besar hanok dibagi menjadi dua jenis: giwajip (rumah beratap genting) yang dihuni kalangan atas (yangban) dan chogajip (rumah beratap jerami) yang dihuni kalangan petani. Giwajip dibangun memakai genting (giwa) sehingga biaya pembangunan rumah menjadi mahal dan tidak terjangkau oleh rakyat biasa. Sebaliknya, rakyat biasa tinggal di rumah beratap jerami yang bahan-bahannya mudah didapat. Hanok beratap genting hingga kini masih digunakan sebagai tempat tinggal, sedangkan hanok beratap jerami sudah menjadi bangunan langka.

2. Bahan Bangunan

Mengutip dari Antique Alive, Rumah Hanok dibangun dari bahan-bahan alami yang mudah ditemui. Seperti untuk tiang dan pancang rumah, misalnya, keduanya terbuat dari kayu pepohonan yang banyak tumbuh di Korea. Lalu untuk membuat pemanas yang sering disebut ondol, terbuat dari batu. Adapun tanah liat digunakan untuk lantai, atap, dan dinding bangunan.
Selain tanah liat yang dibuat menjadi bata, dinding Rumah Hanok juga mencapat campuran rumput. Belum diketahui maksud dan tujuan dari penggunaan rumput ini. Tapi yang pasti, rumah ini terbilang kokoh sebab masih banyak Hanok tua yang masih berdiri sampai sekarang. Selain rumput, material yang tak kalah unik yang digunakan sebagai bahan bangunan adalah kertas. Material ini disebut hanji, dan dipasang dirangka jendela, rangka pintu, dan pelapis dinding.

BACA JUGA : KEBUDAYAAN MENARIK ORANG KOREA